Langsung ke konten utama

Pelipur Luka


Dan malam ini aku berteriak BAJINGAN! 

Untuk sepi yang semakin menikam

Tak tertahan dan tak berperasaan

Membunuhku secara perlahan

BAJINGAN! Tentang kehidupan

Gumpalan kebohongan dan kedustaan

BAJINGAN! Dengan kumpulan orang-orang

Mereka hanya memainkan peran kebohongan

Berlagak bahagia di depan kerumunan

Menangis tersedu di kala sendirian

BAJINGAN! Harus sejauh apa lagi aku bertahan

Tanpa belaian kasih sayang dan perhatian

BAJINGAN! Bahagia ku tak ada yang menyambut

Tawaku tak ada yang menyahut

Sedihku tak dipedulikan

Laraku sebatas candaan

BAJINGAN! Dengan kata ini aku mengutarakan

Apa yang tak bisa aku sampaikan

Karena tak ada siapa untuk ku peluk

Tak ada siapa untuk ku beri senyum

Siapa yang terus menjadi siapa

Hanya terus bertanya tanpa terjawab

Maka BAJINGAN aku pilih sebagai pelipur luka

Jiwa yang lara!  

(/MIM) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Progressive Reading Project

October 27, 2025 Book Title: The Curse of the Mummy Author: Joyce Hannam Year of Publication:  This book tells us about Tariq’s diary book. He accompanied Mr. Carter to find the tomb of Tutankhamun in Egypt. Tutankhamun had been a king when he was nine years old. Tariq also told that in Egyptian culture the tomb is very important. Mr. Carter had been searching Tutankhamun’s tomb five year’s along. He only had one more year to find Tutankhamun’s tomb. So, he should hurry for it. He hired a little yellow bird to help them find a Tutankhamun's tomb. Tariq was not believe that a bird can help them to find the tomb. Comment: The title of this book is very interesting because it shows adventures vibes. November 2, 2025 Suddenly Karim, Tariq's friend who help Mr. Carter and Tariq in this mission, said he find a new clue. He find a step in the sand that them dig together. Karim and Tariq tell it to Mr. Carter Immediately. Then they are very happy. Mr. Carter give them an order to keep ...

Terlalu Jauh

Sulit sekali rasanya mendeskripsikan apa yang sedang aku rasakan. Kecenderungan untuk terus merasa sensitif, mudah marah, murung berhari-hari, sulit berkomunikasi, senang menyendiri, dan kesulitan untuk tidur. Perasaan yang semakin hari semakin menguasai diri. Sulit menghindar apalagi meninggalkan. Di mana letak kesalahan diri ini? Mencoba menelusuri setiap persimpangan. Mencoba segala hal dari kebaikan hingga keburukan. Nyatanya sulit sekali untuk menemukan jawaban. Seolah diri ini dibuat bingung dengan keadaan. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang salah dalam diri ini? Sudah cukup lelah diri ini untuk terus mencari. Keputusasaan seolah telah menanti, melambai, dan mulai menghampiri. Pagi ini, tanpa sengaja terlintas dalam pikiranku untuk menonton podcast Ust. Felix Siauw dengan Remond Chin. Podcast yang membahas mulai dari pentingnya nalar berpikir dalam beragama, jodoh, hingga membahas persoalan pemimpin. Menelusuri detik demi detik dan cukup banyak hal baru yang diri ini peroleh. ...

Resensi Buku Politik Kuasa Media: Noam Chomsky

Dalam negara demokrasi negara harus memberikan jaminan kebebasan pers atau media massa sebagai salah satu kriteria dari sebuah negara demokrasi. Namun dalam perkembangannya pers atau media massa saat ini justru seringkali memberitakan informasi yang tidak sepenuhnya fakta yang ada di lapangan. Ditambah dengan perkembangan teknologi yang terlalu cepat serta kemampuan adaptasi warga masyarakat yang lambat menjadikan ketidakseimbangan pemahaman dalam penggunaan gawai sebagai salah satu fasilitas memperoleh informasi dari hasil pers. Belum lagi hadirnya berbagai platform sosial media berupa twitter, facebook, tiktok, instagram, dan masih banyak lagi yang semakin menjadikan penyebaran informasi semakin cepat namun seringkali tanpa validasi yang menjadikan informasi-informasi yang muncul justru disinformasi alias informasi yang menyesatkan Hal ini yang ingin coba saya kulik dalam tulisan saya kali ini. Tulisan ini nantinya akan mencoba melihat fenomena di atas dengan merujuk salah satu buku ...