Sejenak aku merehatkan diri dari kesibukkan yang tak kunjung mati. Malam ini dengan diiringi rintikan rindu langit kepada bumi, hujan. . . Aku pilih judul postingan ini karena aku benar-benar menanyakan, untuk apa kamu datang? Aku jadi ingin memutar kaset lama yang menceritakan awal perjumpaan kita. Tahun lalu, tepatnya bulan Oktober 2018, ditengah suasana bahagia para sarjana yang berhasil mengenakan toga dan jubah tanda kelulusan, aku dipertemukan olehmu. Jujur sedari awal, memang aku sudah menaruh perhatian padamu, namun hanya sebatas ketertarikan seorang lelaki pada semua wanita yang mungkin dianggapnya cantik, tidak lebih. Hambar, aku tak merasakan apapun selain, ya baik, kita profesional, kita dapat tugas menjadi MC dan selesai itu saja. Awal perkenalan pun tak terlalu istimewa, bahkan setelah hampir 5 bulan, tepatnya malam ini, aku tak ingat apa kata pertama yang aku ucapkan kepadamu. Aku hanya ingat waktu itu, ketika kamu memintaku untuk mengingatkanmu supaya kamu tidak terl...